Ditlantas Polda Sultra Intensifkan Pam Ramadan, 39 Personel Amankan Tarawih hingga Patroli Subuh

KENDARI-Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara menggelar rangkaian kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali) dalam rangka pengamanan bulan suci Ramadan, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pengamanan sholat tarawih, pengaturan arus lalu lintas menjelang berbuka puasa, serta patroli subuh untuk mencegah balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya.
Sebanyak 39 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, dengan pengawasan oleh AKP Yonathan, S.H. Kegiatan pengaturan sore dimulai pukul 16.00 Wita di sejumlah titik keramaian penjualan takjil, termasuk kawasan Taman Lantas dan Bundaran Gubernur. Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan masyarakat yang berburu hidangan berbuka puasa.
Memasuki waktu sholat Isya dan Tarawih, personel ditempatkan di sekitar Masjid Al Alam untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan keamanan jamaah. Pengaturan difokuskan pada akses keluar-masuk area masjid serta lokasi parkir yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
Pada malam hari, patroli dilaksanakan di sejumlah titik rawan seperti Bundaran Gubernur, Bundaran Tank, dan kawasan Baruga. Patroli ini bertujuan mengantisipasi aksi balap liar, aktivitas geng motor, serta penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat.
Selain itu, patroli subuh yang dimulai pukul 03.30 Wita menyasar rute Mako PJR – Simpang IAIN – Gerbang Ranomeeto – depan Maxcel – Jalan Baru – Bundaran Abunawas – Bhat Bat – dan kembali ke Mako PJR. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang melaksanakan sahur on the road agar segera kembali ke kediaman masing-masing guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pengaturan, tetapi juga memberikan edukasi serta teguran simpatik kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, seperti melawan arus dan tidak menggunakan helm.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan, sekaligus menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara.










