TNI AL Siap Siaga Hadapi Tantangan, Perkuat Modernisasi dan Pengabdian kepada Masyarakat

Published by
September 10, 2026 10:01

KENDARI – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan, modernisasi alutsista, serta profesionalisme prajurit dalam menghadapi dinamika keamanan dan tantangan masa depan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam sambutannya pada Apel Siaga dan Tasyakuran Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut Tahun 2026, Kamis (10/9/2026).

Mengusung tema “Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan HUT ke-81 TNI AL menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap capaian sekaligus memperkuat kemampuan menghadapi tantangan ke depan.

Kasal menegaskan, TNI AL memiliki tugas penting sebagai penegak kedaulatan di wilayah laut Indonesia. Terlebih, dinamika geopolitik global semakin kompleks dan kepentingan berbagai negara semakin banyak beririsan di ruang maritim.

Selain ancaman militer, kesiapsiagaan juga harus mampu menghadapi berbagai ancaman nonmiliter, seperti perubahan iklim, cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi gunung berapi, hingga bencana alam lainnya yang berpotensi menimbulkan krisis sosial.

Untuk itu, seluruh prajurit dan alutsista TNI AL diperintahkan untuk selalu siap dikerahkan dalam membantu negara dan masyarakat setiap saat.

Di sisi lain, TNI AL terus mendorong transformasi dan inovasi melalui modernisasi alutsista. Namun, modernisasi tersebut harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, doktrin, organisasi, sistem komando dan kendali, infrastruktur, serta dukungan logistik yang memadai.

Dalam sambutannya, Kasal juga menyoroti pentingnya penguatan kehadiran TNI AL di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial.

Program “Aku Cinta Laut” menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI AL terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir melalui kegiatan bersih-bersih pantai, sungai dan laut.

Sementara di bidang sosial, TNI AL turut hadir melalui kegiatan makan bergizi gratis, bakti sosial dan penyaluran sembako. Di bidang kesehatan, dilakukan pelayanan pengobatan serta pemeriksaan kesehatan gratis, sedangkan di bidang ekonomi didorong kemandirian masyarakat melalui edukasi budidaya ikan dan penguatan usaha mikro, kecil dan menengah.

Kasal kemudian memberikan tiga penekanan kepada seluruh jajaran TNI AL, yakni kesiapsiagaan operasi, profesionalisme prajurit, dan penguatan sinergi.

Ia meminta seluruh satuan mempertahankan dan meningkatkan prestasi, termasuk dalam menggagalkan penyelundupan narkotika dan memberantas praktik illegal fishing yang merugikan perekonomian nasional.

TNI AL juga diminta mengamankan sumber daya alam strategis serta ruang laut yang menjadi bagian penting dari kedaulatan dan ketahanan nasional.

“Sasaran akhir kita adalah membangun TNI Angkatan Laut yang modern, tangguh, dan siap menjalankan setiap tugas negara dengan tuntas dan berhasil,” tegas Kasal.

Ia juga mengajak seluruh prajurit Jalasena untuk menjaga wilayah laut Indonesia dari hulu sungai hingga laut lepas agar tidak ada sejengkal pun wilayah perairan yang luput dari pengawasan TNI Angkatan Laut.

Peringatan HUT ke-81 TNI AL ditutup dengan pesan semangat Jalesveva Jayamahe, “Justru di Laut Kita Jaya.”