Estafet Kepemimpinan SMAN 1 Kendari Berlanjut, Nur Aida Siap Pertahankan Prestasi Sekolah

Published by
September 24, 2026 10:02

KENDARI – Tongkat kepemimpinan SMAN 1 Kendari resmi berpindah dari Ruslan kepada Nur Aida. Pergantian tersebut ditandai dengan serah terima jabatan yang berlangsung di ruang guru SMAN 1 Kendari, Rabu (23/9/2026).

Nur Aida sebelumnya telah dilantik sebagai Kepala SMAN 1 Kendari oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dalam rangkaian pelantikan pejabat di Aula Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (21/9/2026).

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Surakhman, turut hadir dalam prosesi tersebut. Ia mengingatkan agar pergantian pimpinan tidak memutus kesinambungan program maupun capaian yang telah dibangun sekolah.

Menurut Surakhman, SMAN 1 Kendari telah menunjukkan sejumlah prestasi selama kepemimpinan Ruslan. Karena itu, kepala sekolah baru diharapkan mampu menjaga capaian tersebut sekaligus membawa perkembangan baru.

“Pesan saya kepada kepala sekolah yang baru, tetap pertahankan prestasi dan bawa sekolah ini menjadi lebih baik lagi,” ujar Surakhman.

Pertahankan Capaian 100 Besar Nasional

Memimpin SMAN 1 Kendari dengan berbagai capaian yang telah diraih menjadi tantangan tersendiri bagi Nur Aida.

Ia menyebut sekolah tersebut telah memiliki prestasi yang membanggakan, salah satunya masuk dalam jajaran 100 besar sekolah secara nasional. Menurutnya, capaian tersebut tidak mungkin dipertahankan tanpa dukungan seluruh warga sekolah.

Nur Aida pun mengajak guru dan tenaga kependidikan membangun kolaborasi untuk melanjutkan program yang telah berjalan.

“Saya sangat yakin dan percaya bahwa prestasi SMA Negeri 1 Kendari dengan urutan 100 di seluruh Indonesia itu bukan hal yang mudah. Tentu saya tidak akan mampu bekerja sendiri untuk mempertahankan apa yang telah dicapai,” katanya.

Nur Aida menegaskan, dirinya tidak akan melakukan perubahan secara menyeluruh terhadap program yang sudah berjalan baik. Penyempurnaan akan dilakukan dengan melihat kebutuhan sekolah.

“Kita tidak akan merubah apa yang sudah tertanam dalam kebaikan. Kita hanya akan melakukan penyempurnaan terhadap apa yang sudah ada,” tuturnya.

Kebersihan Jadi Perhatian Awal

Pada awal masa kepemimpinannya, Nur Aida memilih menjadikan kondisi lingkungan sekolah sebagai salah satu fokus utama.

Ia menargetkan kebersihan, keindahan, dan kerapian lingkungan menjadi perhatian dalam bulan pertama kepemimpinannya. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

“Dalam satu bulan ke depan, yang paling utama adalah kebersihan, keindahan dan kerapian. Setelah itu baru menyusul yang lain-lainnya. Kita ingin sekolah ini menjadi tempat yang nyaman,” jelasnya.

Selain pembenahan lingkungan, pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian dari rencana pengembangan. Teknologi akan diarahkan sebagai sarana untuk mempermudah komunikasi sekolah dengan orang tua siswa sekaligus mendukung pelayanan pendidikan.

Nur Aida juga mengingatkan seluruh jajaran sekolah untuk menjaga kebersamaan dan semangat dalam menjalankan tugas.

“Sesungguhnya jabatan adalah titipan, bukan milik kita sepenuhnya. Suatu saat akan ada waktunya kita berpindah dan itu di luar kendali kita,” ujarnya.

Ruslan Titip Semangat Kolaborasi

Sementara itu, Ruslan mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala SMAN 1 Kendari setelah memimpin sekolah tersebut sejak 2020 hingga 21 September 2026.

Ia menyampaikan apresiasi kepada guru, pengawas, pemerintah, dan seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan.

Ruslan mengatakan berbagai prestasi yang dicapai sekolah bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi seluruh unsur pendidikan.

“Tentu ini berkat Bapak-Ibu guru, pengawas sekolah dan pemerintah yang senantiasa bahu-membahu bekerja sama. Ini adalah kolaborasi yang positif,” katanya.

Salah satu capaian yang disampaikan Ruslan adalah keberhasilan SMAN 1 Kendari masuk dalam jajaran 100 besar sekolah secara nasional.

Di penghujung masa kepemimpinannya, Ruslan berpesan agar para guru tetap menjaga integritas dan mengutamakan tindakan nyata dalam menjalankan tugas.

Komite Dorong Kebersamaan

Ketua Komite SMAN 1 Kendari, Muhammad Ali, menyambut baik pergantian kepemimpinan tersebut.

Ia memberikan apresiasi atas pengabdian Ruslan sekaligus menyatakan dukungan terhadap Nur Aida sebagai kepala sekolah yang baru.

Menurutnya, pergantian pimpinan tidak seharusnya mengubah semangat kebersamaan yang telah terbangun di lingkungan sekolah.

“Yang lama tetap saudara kita, yang baru juga tetap saudara kita. Tidak ada yang berubah. Semangat kita dan perjuangan tetap berjalan,” ujar Muhammad Ali.

Ia berharap seluruh unsur sekolah dapat memperkuat kolaborasi agar berbagai capaian yang telah diraih SMAN 1 Kendari dapat dilanjutkan sekaligus membuka ruang bagi inovasi baru.