Wali Kota Kendari Imbau Warga Gunakan Masker Selama Kabut Asap

KENDARI – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Kendari dalam beberapa hari terakhir.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut sebaran asap di Kendari turut dipengaruhi kiriman asap dari sejumlah wilayah di luar Sulawesi Tenggara.
Siska meminta masyarakat menggunakan masker setiap kali beraktivitas di luar rumah, terutama selama kondisi kabut asap masih berlangsung.
“Sesuai dengan imbauan dari BMKG bahwa adanya kabut asap ini merupakan kiriman dari daerah-daerah provinsi tetangga. Saya mengatensi seluruh masyarakat Kota Kendari agar pada saat keluar rumah tetap menggunakan masker,” kata Siska. Senin (5/10/2026).
Menurutnya, berdasarkan prediksi BMKG, kondisi kabut asap masih berpotensi menyelimuti langit Kota Kendari dalam beberapa hari ke depan.
Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi tersebut dan tetap menjaga kesehatan selama kualitas udara terdampak sebaran asap.
“Sesuai dengan prediksi, sampai tiga hari ke depan kabut asap masih menyelimuti langit Kota Kendari. Untuk menjaga kesehatan, jangan lupa minum vitamin,” ujarnya.
Siska juga memastikan masyarakat yang membutuhkan masker dapat memperolehnya melalui fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah.
Bagi warga yang tidak memiliki masker, ia mempersilakan mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan masker sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan.
“Kalau ada masyarakat yang tidak memiliki masker, bisa langsung ke puskesmas terdekat. Pemeriksaannya gratis, apalagi maskernya,” tegas Siska.
Pemerintah Kota Kendari juga mengingatkan masyarakat, khususnya kelompok rentan, agar membatasi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih terjadi.
Warga diharapkan mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah untuk mengetahui perkembangan kondisi udara serta langkah antisipasi yang perlu dilakukan.










