Konsisten Berlatih Sejak Kelas X, Siswa SMAN 4 Kendari Sabet Tiga Prestasi Biologi

Published by
Oktober 14, 2026 07:33

KENDARI – Konsistensi dalam pembinaan dan belajar mandiri mengantarkan Onassis Yusuf Dilla, siswa kelas XII.O SMAN 4 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), meraih tiga prestasi dalam kompetisi sains bidang biologi hanya dalam rentang empat hari pada Oktober 2026.

Prestasi tersebut diraih Onassis melalui tiga ajang berbeda. Ia meraih Juara 2 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sultra bidang Biologi di MTsN 1 Kendari pada 6 Oktober 2026.

Sehari berikutnya, ia kembali meraih Juara 2 dalam kompetisi Serba-Serbi Sains Biologi (S3BIOL) yang diselenggarakan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO).

Puncaknya, pada 9 Oktober 2026, Onassis berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Sains Biologi dalam ajang O2ASER yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN).

Rentetan capaian tersebut tidak diraih secara instan. Onassis telah mengikuti pembinaan olimpiade biologi sejak duduk di kelas X. Selain mengikuti bimbingan guru setiap pekan, ia juga rutin mempelajari materi secara mandiri di rumah maupun di sekolah.

Guru Pembina Biologi SMAN 4 Kendari, Hasrif, mengatakan konsistensi menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan kemampuan akademik Onassis hingga mampu bersaing dalam berbagai kompetisi.

“Onassis ini konsisten mengikuti pembinaan sejak kelas X. Alhamdulillah, hasilnya sudah terbukti dengan prestasi yang diraih selama ini,” jelas Hasrif.

Pembinaan olimpiade biologi dilaksanakan setiap Sabtu di luar jam pembelajaran reguler. Untuk menentukan siswa yang mewakili sekolah dalam kompetisi, guru melakukan seleksi dan evaluasi secara rutin setiap bulan.

Menurut Hasrif, Onassis juga memiliki karakter yang fokus dan tenang ketika menghadapi perlombaan. Sikap tersebut membantunya berkonsentrasi dalam menyelesaikan soal-soal olimpiade.

Kepala SMAN 4 Kendari, Yakob Simson Barthimeus, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai prestasi Onassis menjadi bagian dari perkembangan positif siswa SMAN 4 Kendari dalam berbagai kompetisi akademik.

“Dalam beberapa bulan terakhir ini, anak-anak kita sangat membanggakan,” ujarnya.

Yakob menegaskan, sekolah terus membuka kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kompetisi, termasuk memberikan dukungan pembinaan dan bantuan pembiayaan sesuai kemampuan serta ketentuan yang berlaku.

Ia berharap SMAN 4 Kendari dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengoptimalkan keunggulan masing-masing, sejalan dengan tanggung jawab sekolah sebagai salah satu sekolah unggul yang dipercaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Onassis mengaku bersyukur atas tiga prestasi yang diraihnya dalam waktu berdekatan. Ia menyebut bimbingan guru dan dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam proses persiapannya.

Menurutnya, rasa takut dan gugup terkadang muncul saat menghadapi perlombaan. Namun, ia berusaha tetap tenang dan fokus mengerjakan soal tanpa terlalu memikirkan kemampuan peserta lain.

“Jangan pedulikan siapa lawan kita. Intinya fokus saja pada apa yang bisa kita berikan dan tunjukkan yang terbaik,” tuturnya.

Selain Onassis, Hasrif menyebut siswa SMAN 4 Kendari lainnya, Andi Tendri Ajeng, juga menorehkan prestasi di bidang biologi dengan meraih medali perunggu dalam ajang International Applied Biology Olympiad di Bali.

Capaian tersebut menjadi dorongan bagi SMAN 4 Kendari untuk terus memperkuat pembinaan akademik agar semakin banyak siswa mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.