Tradisi Pedang Pora Warnai Penamatan 67 Siswa SMK Negeri 7 Kendari

KENDARI – Suasana khidmat mewarnai penamatan 67 siswa angkatan ketiga SMK Negeri 7 Kendari pada Rabu pagi, (13/5/2026).
Prosesi penamatan berlangsung meriah dengan tradisi pedang pora yang menjadi daya tarik dan simbol penghormatan bagi para lulusan.
Kegiatan tersebut dihadiri pihak sekolah, orang tua siswa, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara.
Kepala SMK Negeri 7 Kendari, La Resi berharap para alumni dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun langsung memasuki dunia kerja.
Menurutnya, peluang kerja bagi lulusan SMK saat ini cukup terbuka, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri melalui program yang ditawarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, seperti penempatan tenaga kerja ke Korea Selatan dan Taiwan.
La Resi juga menjelaskan, pada tahun 2025 lalu sekolah tersebut mendapat kesempatan melalui program SMK Pusat Keunggulan sehingga memiliki fasilitas dan peralatan praktik yang lengkap.
Fasilitas itu menjadi modal penting bagi siswa untuk memiliki keterampilan dan kesiapan kerja, khususnya di bidang pelayaran.
Sementara itu, Kabid SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Ishak Paway mengapresiasi seluruh warga sekolah atas kerja keras dalam membangun kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
Ia berharap para lulusan semakin percaya diri dalam menatap masa depan dan memanfaatkan peluang kerja yang tersedia untuk meraih cita-cita dan kesuksesan.
“Peluang kerja yang terbuka adalah kesempatan bagi mereka untuk meraih cita-cita dan merebut kesuksesan berikutnya,” ujarnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sekolah menengah kejuruan agar mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.(dn)










