Roadshow Canva Indonesia Digelar di SMAN 2 Kendari, Siswa dan Guru Didorong Manfaatkan AI untuk Berkarya

Published by
September 2, 2026 15:45

KENDARI – Canva Indonesia menggelar roadshow di SMA Negeri 2 Kendari, Sulawesi Tenggara, sebagai bagian dari program edukasi pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) bagi pelajar dan guru.Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu dari roadshow yang dilaksanakan secara serentak di 20 kabupaten/kota di Indonesia. Dalam kegiatan ini, siswa dan guru diperkenalkan dengan berbagai fitur Canva, termasuk Canva AI yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran maupun menghasilkan karya kreatif.

Duta Canva Indonesia, Nardis, mengatakan SMAN 2 Kendari menjadi salah satu sekolah yang terpilih sebagai lokasi pelaksanaan roadshow karena dinilai dapat menjadi wadah bagi siswa dan guru untuk meningkatkan keterampilan digital.

“Hari ini roadshow Canva Indonesia terselenggara di 20 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, salah satunya di Kendari, tepatnya di SMA Negeri 2 Kendari. Anak-anak dan guru diberikan media pembelajaran yang bisa digunakan melalui AI Canva, mulai dari membuat media pembelajaran hingga karya untuk media sosial,” ujar Nardis.

Menurutnya, pemanfaatan Canva AI diharapkan dapat diarahkan untuk kegiatan yang positif dan produktif. Para siswa tidak hanya dikenalkan dengan teknologi, tetapi juga dibimbing agar mampu menggunakannya secara kreatif.

“Harapannya para siswa bisa menggunakan Canva untuk hal-hal positif, baik dalam proses pembelajaran maupun mengerjakan tugas. Untuk guru, Canva bisa digunakan untuk membuat media pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan,” jelasnya.

Kepala SMA Negeri 2 Kendari, Nur Aida, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, perkembangan teknologi dan transformasi pendidikan di bidang digital membuat peningkatan literasi digital bagi guru dan siswa menjadi kebutuhan penting.

“Dengan melihat perkembangan teknologi saat ini, digitalisasi dan transformasi pendidikan di bidang digital, kegiatan ini sangat kami butuhkan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kreativitas, baik siswa maupun guru dalam penggunaan Canva,” kata Nur Aida.

Ia menambahkan, Canva dapat membantu guru dalam mengembangkan berbagai konten pembelajaran. Sementara bagi siswa, keterampilan menggunakan aplikasi desain dan AI dinilai penting untuk menunjang kebutuhan akademik maupun kreativitas di era digital.

“Bagi guru, Canva bisa digunakan dalam pengembangan konten pembelajaran. Bagi siswa, keterampilan ini juga sangat dibutuhkan, termasuk dalam pembuatan berbagai konten. Mereka mendapatkan edukasi langsung dari narasumber yang memang kompeten di bidangnya,” ujarnya.

Nur Aida berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas belajar mengajar di sekolah.

“Kami berharap dengan tiga langkah, yaitu training, praktik, dan membuat konten, pemanfaatan teknologi Canva ini benar-benar bisa diaplikasikan dan memberikan edukasi yang baik kepada siswa maupun guru,” tuturnya.

Sementara itu, siswa SMAN 2 Kendari, Khaylilah dan Indriyani, mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menilai pengenalan Canva AI membantu pelajar memahami cara kerja serta manfaat teknologi tersebut dalam membuat berbagai karya digital.

“Canva ini sangat berguna karena sebagai pelajar sekarang banyak yang membutuhkan keterampilan mengedit file dan membuat konten. Dengan kegiatan ini kami lebih tahu cara kerja Canva AI, kegunaannya, seperti membuat konten media sosial. Kami juga langsung mempraktikkannya dengan dibimbing Duta Canva, sehingga sangat bermanfaat,” ungkap mereka.

Melalui kegiatan ini, Canva Indonesia berharap pemanfaatan teknologi digital dan AI di kalangan pelajar dan tenaga pendidik dapat semakin berkembang, khususnya untuk mendukung pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan produktif.