LAM-PTKes Visitasi Prodi Keperawatan dan Profesi Ners ITK Avicenna, Jadi Momentum Transformasi Kampus

Published by
Juni 17, 2026 15:46

KENDARI – Institut Teknologi dan Kesehatan atau ITK Avicenna Kendari melaksanakan asesmen lapangan Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Program Studi Profesi Ners oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia atau LAM-PTKes.

Visitasi ini menjadi momentum penting bagi ITK Avicenna dalam memperkuat mutu akademik, tata kelola, dan arah transformasi institusi menuju kampus kesehatan bereputasi di Indonesia Timur.

Asesmen lapangan tersebut dilakukan oleh tiga asesor nasional, yakni Dr. Ns. Misrawati, M.Kep., Sp.Mat dari Universitas Riau, Prof. Dr. Enie Novieastari, S.Kp., MSN dari Universitas Indonesia, dan Dr. Sri Rejeki, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat dari Universitas Muhammadiyah Semarang.

Kehadiran tim asesor disambut oleh jajaran pimpinan institusi dan seluruh sivitas akademika ITK Avicenna. Turut hadir dalam kegiatan pembukaan dan proses asesmen lapangan tersebut Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, para dekan, Ketua LPPM, Ketua LPMI, para ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta unsur Yayasan.

Rektor ITK Avicenna menyampaikan bahwa asesmen lapangan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan mutu akademik, tata kelola, serta kualitas layanan pendidikan tinggi kesehatan sesuai standar nasional yang ditetapkan oleh LAM-PTKes.

Menurutnya, akreditasi menjadi instrumen penting untuk memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar mutu. Melalui proses tersebut, institusi dapat melakukan evaluasi, pembenahan, dan penguatan berkelanjutan terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan.

“Visitasi ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat mutu pendidikan, tata kelola, serta layanan akademik agar mampu menghasilkan lulusan kesehatan yang kompeten dan dibutuhkan masyarakat,” ujar Rektor ITK Avicenna.

Visitasi Prodi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners ini juga menjadi bagian dari rangkaian re-akreditasi seluruh program studi yang sedang dilaksanakan ITK Avicenna.

Sebelumnya, dua program studi telah berhasil meraih hasil membanggakan, yakni Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Sarjana Gizi yang memperoleh peringkat Akreditasi Baik Sekali.

Sementara itu, sejumlah program studi lainnya juga tengah dalam proses pengajuan dan penilaian akreditasi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu institusi secara menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Asrip Putera, S.E., M.Si. yang hadir mewakili Yayasan menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar agenda administratif akreditasi. Menurutnya, proses ini merupakan bagian dari transformasi besar yang sedang dilakukan ITK Avicenna.

“Kami memandang proses asesmen lapangan ini sebagai bagian dari perjalanan transformasi ITK Avicenna. Akreditasi bukanlah tujuan akhir, tetapi instrumen untuk memastikan bahwa seluruh proses pendidikan berjalan sesuai standar mutu dan mampu menghasilkan lulusan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Asrip.

Asrip menjelaskan, ITK Avicenna saat ini memasuki fase pengembangan baru. Fase tersebut ditandai dengan penguatan tata kelola, peningkatan kualitas akademik, pengembangan sumber daya manusia, serta penegasan identitas dan keunggulan institusi.

Ia menambahkan, arah pengembangan ITK Avicenna ke depan akan difokuskan pada tiga pilar utama, yakni inovasi kesehatan komunitas, kewirausahaan, dan teknologi digital. Ketiga pilar tersebut akan diwujudkan melalui pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Sejumlah program pengembangan juga mulai dijalankan secara bertahap sejak Juni 2026. Program tersebut meliputi penguatan kurikulum berbasis kebutuhan masyarakat, pengembangan riset kesehatan komunitas, digitalisasi layanan akademik, peningkatan kompetensi dosen, pengembangan jejaring kemitraan, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan.