Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara Haluoleo hingga 21 Persen, Meski Harga Tiket Naik

KONAWE SELATAN – Arus penumpang di Bandara Haluoleo Kendari mengalami peningkatan signifikan selama masa libur sekolah. Kenaikan jumlah penumpang terjadi baik untuk kedatangan maupun keberangkatan, meskipun harga tiket pesawat turut mengalami kenaikan akibat meningkatnya harga avtur.
Kepala Bandara Haluoleo, Denny Ariyanto, mengatakan berdasarkan data yang dihimpun pihak bandara, terjadi lonjakan penumpang sebesar 18 hingga 21 persen dibandingkan pekan sebelum libur sekolah.
“Apabila dibandingkan dengan data minggu lalu sebelum ada liburan sekolah, terdapat kenaikan jumlah penumpang yang cukup signifikan, yaitu sekitar 18 sampai 21 persen. Rata-rata ada tambahan sekitar 250 hingga 300 penumpang yang datang maupun berangkat setiap harinya,” ujar Denny. Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, tren peningkatan tersebut juga terlihat jika dibandingkan dengan periode libur sekolah tahun lalu. Untuk penumpang yang tiba di Bandara Haluoleo, terjadi kenaikan sekitar 4,76 persen.
Jumlah penumpang kedatangan meningkat dari rata-rata 1.471 orang pada libur sekolah tahun lalu menjadi 1.541 orang pada periode yang sama tahun ini.
Sementara itu, jumlah penumpang keberangkatan juga mengalami peningkatan sebesar 8,6 persen. Jika tahun lalu rata-rata penumpang yang berangkat mencapai 1.488 orang per hari, maka pada tahun ini meningkat menjadi sekitar 1.616 orang per hari.
“Untuk keberangkatan, kenaikannya sekitar 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” katanya.
Di sisi lain, Denny mengakui harga tiket pesawat saat ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh situasi geopolitik global, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada harga avtur sebagai komponen utama operasional penerbangan.
Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat di rute Kendari berkisar antara 35 hingga 40 persen.
“Ketegangan geopolitik di Timur Tengah tentu memengaruhi harga avtur. Karena avtur menjadi komponen utama dalam operasional penerbangan, dampaknya juga terasa pada harga tiket,” jelasnya.
Ia mencontohkan, harga tiket rute Kendari–Makassar maupun sebaliknya yang sebelumnya berada di kisaran Rp600 ribu hingga Rp700 ribu, kini meningkat menjadi sekitar Rp900 ribu hingga Rp980 ribu per penumpang.
Meski demikian, kenaikan harga tiket tidak menyurutkan minat masyarakat untuk bepergian selama masa libur sekolah. Bahkan, pergerakan penumpang dari dan menuju Sulawesi Tenggara melalui Bandara Haluoleo justru mengalami peningkatan.
“Fenomena yang terjadi cukup menarik. Walaupun harga tiket naik, libur sekolah tetap mendorong mobilitas masyarakat dari dan ke Sulawesi Tenggara, khususnya melalui Bandara Haluoleo,” pungkas Denny.
Pihak Bandara Haluoleo memperkirakan lonjakan penumpang masih akan berlangsung selama periode libur sekolah dan mengimbau para calon penumpang untuk datang lebih awal guna mengantisipasi kepadatan di terminal keberangkatan maupun kedatangan.(dn)










