Jemaah Haji Sultra Tiba di Tanah Air, Pelayanan Haji Tahun Ini Berjalan Baik

KENDARI – Seluruh jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Tenggara telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan kembali ke Indonesia.
Kedatangan jemaah melalui Bandara Haluoleo Kendari disambut keluarga serta jajaran Kementerian Agama. Kamis (25/6/2026).
Kepala Kantor Wilayah Haji dan Umrah Sulawesi Tenggara, M. Lalan Jaya, mengatakan jemaah tiba dalam tiga penerbangan yang tergabung dalam Kloter 32.
Pada penerbangan pertama yang mendarat di Kendari, sebanyak 130 jemaah tiba dengan selamat. Selanjutnya, penerbangan kedua membawa sekitar 155 jemaah, sementara penerbangan ketiga tiba pada sore hari.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh jemaah haji asal Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Kloter 32 telah kembali ke daerah. Total jemaah yang tiba sebanyak 392 orang. Namun, ada satu jemaah yang wafat sebelum kepulangan ke Tanah Air,” ujar M. Lalan Jaya.
Kepulangan para jemaah disambut penuh haru oleh keluarga yang telah menunggu sejak pagi di bandara. Suasana bahagia terlihat saat para jemaah bertemu kembali dengan sanak saudara setelah menunaikan ibadah haji selama lebih dari satu bulan.
Salah seorang jemaah haji, Siswati, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang penuh perjuangan, namun memberikan kenyamanan berkat pelayanan yang diberikan kepada para jemaah.
“Haji itu penuh perjuangan, tetapi sangat nyaman. Pelayanannya luar biasa. Makanan selalu tersedia tepat waktu, mulai setelah salat Subuh, siang hingga sore. Jadi kami benar-benar merasa terlayani dengan baik selama menjalankan ibadah,” ungkapnya.
Hal menarik juga terlihat dari penampilan Siswati yang mengenakan busana khas sepulang haji. Tradisi tersebut merupakan kebiasaan yang masih dijaga oleh sebagian masyarakat Sulawesi Tenggara sebagai bentuk rasa syukur setelah berhasil menunaikan rukun Islam kelima.
Kementerian Agama Sulawesi Tenggara berharap seluruh jemaah dapat menjadi haji yang mabrur serta membawa nilai-nilai kebaikan setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.










