MPLS Ramah Dimulai, SDN 6 Kendari Sambut Siswa Baru dengan Lingkungan Aman dan Menyenangkan

KENDARI – Seluruh satuan pendidikan di Kota Kendari serentak melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7/2026).
Salah satunya di SD Negeri 6 Kendari yang menyambut peserta didik baru dengan konsep MPLS Ramah, mengedepankan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan maupun perpeloncoan.

Pelaksanaan MPLS diawali dengan upacara bendera yang diikuti para siswa baru bersama orang tua yang mengantar. Antusiasme terlihat sejak pagi sebagai penanda dimulainya kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang akan berlangsung selama lima hari.
Selama pelaksanaan MPLS, sekolah memastikan tidak ada lagi kekerasan verbal, bullying, maupun kekerasan fisik dalam bentuk apa pun. Langkah tersebut dilakukan agar peserta didik merasa aman, nyaman, dan percaya diri saat memasuki lingkungan sekolah yang baru.
Kepala SD Negeri 6 Kendari, Tin Meronda, mengatakan pembukaan MPLS Ramah menjadi momentum bagi sekolah untuk membangun budaya positif sejak hari pertama. Menurutnya, peserta didik baru akan diperkenalkan dengan guru, kepala sekolah, serta teman-teman sekelas sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan.
“Melalui MPLS Ramah, kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Anak-anak dapat mengenal teman baru, guru, dan kepala sekolah sehingga terjalin interaksi yang positif sejak awal,” ujarnya.
Tin Meronda menjelaskan, tahun ajaran baru ini SD Negeri 6 Kendari menerima sebanyak 200 peserta didik baru. Selama lima hari pelaksanaan MPLS, para siswa akan mendapatkan beberapa materi salah satunya mengenai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur lebih awal.
Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara, Junaiddin Pagala, mengatakan pihaknya melakukan pemantauan ke sejumlah sekolah pada hari pertama MPLS untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan.
Menurutnya, BPMP Sultra ingin memastikan seluruh sekolah menerapkan konsep MPLS Ramah sehingga peserta didik baru merasa diterima dengan baik, aman, dan nyaman saat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, guru, maupun teman-teman barunya.
“BPMP Sultra turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan MPLS Ramah berjalan sesuai aturan. Kami ingin memastikan anak-anak diterima dengan baik di lingkungan sekolah yang baru, merasa aman, nyaman, serta dapat mengenal kepala sekolah, guru, dan teman-temannya,” katanya.
Di sisi lain, salah seorang orang tua peserta didik baru, Nur Aisah, berharap sekolah dapat membentuk karakter anak menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat gotong royong dan nilai-nilai keagamaan.
Ia optimistis lingkungan sekolah yang baru akan memberikan pengalaman belajar yang positif sekaligus mendukung perkembangan karakter anak sejak dini.










