Edukasi dan Penerapan Brain Gym (Senam Otak) Untuk Mencegah Hipertensi pada Ibu Hamil dan Wanita Usia Subur di Desa Tanjung Tiram, Kec. Moramo Utara, Kab. Konawe Selatan

KONAWE SELATAN – Poltekkes Kemenkes Kendari melalui dosen Jurusan Kebidanan diantaranya Fitriyanti, SST,M.Keb, Wahida, S.Si.T,M.Keb dan Elyasari, SST,M.Keb melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan kesehatan ibu hamil serta wanita usia subur melalui edukasi dan praktik Brain Gym atau senam otak sebagai upaya mencegah hipertensi.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Kendari, Pemerintah Desa Tanjung Tiram, dan Puskesmas Lalowaru dengan sasaran utama ibu hamil dan wanita usia subur.
Ketua Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Kendari Jurusan Kebidanan, Fitriyanti, SST., M.Keb, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi kewajiban para dosen dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan bagi seluruh wanita hamil dan wanita usia subur di Desa Tanjung Tiram. Rangkaian kegiatannya meliputi penyuluhan kesehatan, pelaksanaan senam Brain Gym atau senam otak, serta pemeriksaan tekanan darah,” ujar Fitriyanti.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dalam dua tahapan, yakni tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi, para dosen kembali mengajak peserta mempraktikkan gerakan Brain Gym yang sebelumnya telah diajarkan pada kegiatan bulan lalu.
Para ibu hamil dan wanita usia subur tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam. Brain Gym diperkenalkan sebagai salah satu bentuk aktivitas fisik sederhana yang dapat membantu menjaga kebugaran sekaligus mendukung upaya pencegahan hipertensi pada ibu hamil dan wanita usia subur.
Menurut Fitriyanti, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan tersebut mampu memberikan tambahan ilmu, pengetahuan, dan wawasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.
“Kami berharap masyarakat dapat mempraktikkan senam Brain Gym ini secara mandiri dan berkelanjutan sehingga dapat membantu mencegah komplikasi kehamilan, khususnya hipertensi, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu maupun janin,” katanya.
Salah seorang warga Desa Tanjung Tiram, Hertin, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama mengenai Brain Gym yang bertujuan membantu mencegah hipertensi pada ibu hamil dan wanita usia subur.
“Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat bagi saya. Selain menambah pengetahuan, senam ini juga membantu menjaga kesehatan saya selama kehamilan sehingga berdampak positif bagi ibu dan bayi yang saya kandung,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Bidan Desa Tanjung Tiram dari Puskesmas Lalowaru, Fantri, mengapresiasi kegiatan pengabdian yang dilaksanakan Poltekkes Kemenkes Kendari.
Menurutnya, edukasi mengenai Brain Gym menjadi informasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat karena dapat diterapkan secara mandiri sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan ibu hamil dan wanita usia subur serta membantu mencegah hipertensi selama masa kehamilan.
Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Kendari berharap edukasi kesehatan kepada ibu hamil dan wanita usia subur dapat terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sejak dini dan menekan risiko komplikasi kehamilan.










