Paket Sehat Spesial Jemput Bola, Puskesmas Labibia Perkuat Upaya Tekan Angka Stunting

KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mengintensifkan upaya menekan angka stunting melalui program Paket Sehat Spesial Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan di seluruh puskesmas.
Salah satunya digelar oleh Puskesmas Labibia dengan mendatangi langsung lingkungan RT/RW di wilayah kerjanya, Senin (20/7/2026).
Program tersebut menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia. Namun, sasaran utama dalam kegiatan ini adalah ibu hamil dan balita sebagai kelompok yang paling rentan terhadap risiko stunting.
Pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kolaborasi antara Puskesmas Labibia, Kecamatan Mandonga, Kelurahan Anggilowu, serta para ketua RT/RW, sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih dekat.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Kendari, dr. Hj. Hasmirah, M.Kes, menjelaskan bahwa Paket Sehat Spesial merupakan inovasi Pemerintah Kota Kendari yang menggabungkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan intervensi serentak pencegahan stunting.
Menurutnya, masyarakat perlu memanfaatkan program tersebut karena tidak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan, tetapi juga melakukan skrining status gizi balita dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil.
“Melalui pengukuran status gizi balita, kita dapat mengetahui sejak dini apabila berat badan anak mulai kurang sehingga intervensi bisa segera dilakukan sebelum berkembang menjadi stunting. Begitu juga ibu hamil diharapkan memperoleh pelayanan kesehatan dan pemeriksaan kehamilan secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, program yang berlangsung selama satu bulan, mulai 17 Juli hingga 16 Agustus 2026, juga bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang selama ini harus datang ke posyandu.
Hasmirah mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, jumlah kasus stunting di Kota Kendari mencapai 472 kasus, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Melalui intervensi serentak tersebut, pemerintah berharap angka tersebut dapat ditekan.
Sementara itu, Lurah Anggilowu, Suwardi, SP., MM, menilai pelaksanaan cek kesehatan gratis hingga ke tingkat RT sangat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam memeriksakan kondisi kesehatannya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga mendukung upaya pemerintah dalam mendata kondisi kesehatan masyarakat dan mempercepat penanganan stunting.
Kepala Puskesmas Labibia, Hj. Rita Nurdiyanti, SKM, mengatakan antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan sangat tinggi. Hal itu tidak terlepas dari dukungan seluruh unsur pemerintah mulai dari camat, lurah hingga RT.
“Paket Sehat Spesial ini diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kota Kendari melalui pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.
Ketua RT 10 RW 03 Kelurahan Anggilowu, Sitti Rosnah, SE, menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Kesehatan Kota Kendari dan Puskesmas Labibia atas pelaksanaan program tersebut.
Ia menilai kegiatan yang menyasar balita, ibu hamil hingga lansia sangat membantu masyarakat, terutama karena petugas kesehatan hadir langsung di lingkungan tempat tinggal warga sehingga pelayanan menjadi lebih mudah diakses.
Hal senada disampaikan Sugianto, warga Kelurahan Anggilowu. Ia mengaku sengaja datang bersama istri dan anaknya untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat karena dilaksanakan di tengah lingkungan masyarakat.
Sebagai bentuk tindak lanjut pelayanan, setiap warga yang telah menjalani pemeriksaan akan diberikan label atau tanda telah mengikuti cek kesehatan gratis. Label tersebut menjadi pengingat agar masyarakat dapat kembali melakukan kontrol kesehatan secara berkala sesuai kebutuhan.










