Tim PKM Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo Hadirkan Inovasi Nanoemulgel Daun Pulai, Terobosan Baru dalam Pengembangan Terapi Artritis Reumatoid Berbasis Bahan Alam

Published by
Juli 21, 2026 14:34

KENDARI – Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menorehkan inovasi di bidang kesehatan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan mengangkat penelitian berjudul “Inovasi Nanoemulgel Fraksi Etil Asetat Daun Alstonia scholaris sebagai Imunomodulator pada Artritis Reumatoid: Studi In-Silico, In-Vitro, dan In-Vivo”.

Penelitian ini diketuai oleh Fitya Aulia Fauzi dengan anggota tim Wa Ode Nurhayati Basri, Nesha Chintya Putri Irfan, dan Muhamad Fharel Allrizky, di bawah bimbingan Prof. Dr. Muhammad Arba, M.Si.

Penelitian ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan kekayaan hayati Indonesia menjadi solusi ilmiah bagi penanganan artritis reumatoid, penyakit autoimun kronis yang hingga kini masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan.

Mengusung pendekatan berbasis teknologi penghantaran obat modern, tim PKM memanfaatkan fraksi etil asetat daun Alstonia scholaris (pulai) yang kaya akan senyawa bioaktif dan diformulasikan dalam bentuk nanoemulgel.

Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kelarutan, penetrasi, stabilitas, serta efektivitas senyawa aktif sehingga mampu memberikan aktivitas imunomodulator yang lebih optimal dibandingkan sediaan konvensional.

Keunggulan penelitian ini terletak pada pendekatan yang komprehensif melalui tiga tahapan penelitian. Analisis in-silico digunakan untuk mengidentifikasi interaksi senyawa aktif terhadap target molekuler yang berperan dalam proses inflamasi.

Selanjutnya, pengujian in-vitro dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas imunomodulator dan antiinflamasi, sedangkan tahapan in-vivo bertujuan membuktikan efektivitas nanoemulgel dalam menekan respons peradangan serta memperbaiki kondisi artritis pada hewan uji.

Inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang lahirnya kandidat terapi berbasis bahan alam yang lebih efektif, aman, dan inovatif, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan produk farmasi modern yang memanfaatkan potensi biodiversitas Indonesia.

Penelitian ini juga mencerminkan komitmen mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo dalam menghadirkan solusi ilmiah terhadap permasalahan kesehatan melalui riset yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi farmasi.

Lebih dari sekadar penelitian, karya ini merupakan representasi semangat generasi muda untuk terus berinovasi, mengangkat potensi tanaman obat Indonesia ke panggung ilmiah, serta memperkuat peran Universitas Halu Oleo sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Melalui semangat kolaborasi dan dedikasi yang tinggi, Tim PKM Fakultas Farmasi UHO yang dipimpin oleh Fitya Aulia Fauzi bersama para anggota tim optimistis bahwa inovasi ini dapat menjadi pijakan awal menuju pengembangan terapi masa depan bagi penderita artritis reumatoid serta mengharumkan nama Universitas Halu Oleo di tingkat nasional maupun internasional.