Kreasi Male dan Pentas Seni Warnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di SMAN 2 Kendari

Published by
September 5, 2026 23:09

KENDARI – Beragam kreasi male atau telur hias serta pentas seni dengan penampilan unik dan penuh kreativitas mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMA Negeri 2 Kendari, Jumat (4/9/2026).

Setiap kelas menampilkan kreasi male dengan bentuk dan hiasan yang berbeda untuk diperlombakan antarkelas. Dewan juri berkeliling menilai satu per satu hasil karya siswa sebelum menentukan pemenang.

Tak hanya lomba male, sejumlah penampilan seni turut memeriahkan kegiatan. Salah satunya drama teatrikal yang mengangkat kisah seorang kepala desa yang tidak amanah karena melakukan korupsi uang rakyat.

Drama tersebut menyampaikan pesan moral tentang pentingnya kejujuran dan amanah, sekaligus menggambarkan perilaku yang bertentangan dengan ajaran Islam sebagaimana pesan dalam Surah Al-Baqarah ayat 188 tentang larangan memakan harta orang lain dengan cara yang batil.

Kepala SMA Negeri 2 Kendari, Nur Aida, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa.

“Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya kita maknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nur Aida.

Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah penting ditanamkan sejak di bangku sekolah agar siswa mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Momentum ini untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada siswa, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang rajin, disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta saling menghargai sesama,” katanya.

Selain drama teatrikal, pentas seni dalam peringatan Maulid Nabi tersebut juga diisi dengan shalawatan, tari, menyanyi, hingga fashion show yang dikemas dengan konsep religius dan sarat pesan moral.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi ajang kreativitas siswa, tetapi juga menjadi sarana memperkuat karakter serta nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.