Polda Sultra Gelar Dialog Bersama Masyarakat, Serap Aspirasi untuk Jaga Kamtibmas

Published by
Oktober 21, 2026 15:04

KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar dialog bersama kelompok masyarakat, komunitas, dan sejumlah instansi di salah satu kafe di Kota Kendari, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Kapolri yang bertujuan memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat melalui diskusi terbuka, sekaligus menyerap informasi dan masukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Wakapolda Sultra, Brigjen Pol. Budi Hermawan, mengatakan dialog tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, sekaligus mencari solusi dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Menurutnya, setiap masukan dan informasi yang diterima akan ditindaklanjuti, baik melalui penanganan langsung oleh kepolisian maupun dengan melibatkan instansi terkait.

“Dari masukan dan informasi dari masyarakat, kita memberikan solusi dan tindak lanjut. Tindak lanjut bisa kita lakukan sendiri atau kita bekerja sama dengan instansi-instansi terkait. Muara akhirnya adalah penyelesaian permasalahan yang ada di masyarakat,” ujar Budi Hermawan.

Ia menjelaskan, setiap proses tindak lanjut juga akan disertai pengawasan untuk memastikan penanganan persoalan berjalan sesuai dengan tujuan.

Pengawasan tersebut dilakukan secara internal oleh kepolisian dengan turut melibatkan masyarakat. Selain itu, Polda Sultra juga mengawasi kanal-kanal pengaduan yang disediakan agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Budi menambahkan, masyarakat dapat menyampaikan informasi terkait persoalan kamtibmas tidak hanya melalui dialog tatap muka, tetapi juga melalui layanan Call Center Polri 110.

“Informasi-informasi dari masyarakat, selain di tempat pertemuan ini, juga bisa melalui kanal 110,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sultra berharap komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat semakin kuat. Dengan demikian, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diketahui lebih awal dan ditangani melalui langkah-langkah yang tepat.