Resmi Pimpin SMAN 1 Kendari, Nur Aida Siapkan Pembenahan dan Penguatan Prestasi

Published by
September 21, 2026 21:13

KENDARI – Nur Aida resmi mendapat amanah sebagai Kepala SMA Negeri 1 Kendari setelah dilantik bersama 103 pejabat lainnya oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR), Senin (21/9/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra. Pejabat yang dilantik berasal dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, hingga kepala sekolah SMA dan SMK di lingkungan Pemprov Sultra.

Usai menerima amanah tersebut, Nur Aida mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memetakan kondisi internal SMAN 1 Kendari.

Ia akan membangun komunikasi dengan guru dan tenaga kependidikan untuk mengetahui potensi yang dapat dikembangkan serta berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan.

“Pertama mungkin saya beradaptasi dulu dengan lingkungan. Setelah itu, program-program yang akan saya lakukan, mungkin 100 hari ke depan saya akan berusaha melakukan penataan, identifikasi, kemudian melakukan apa yang bisa dilakukan sesuai dengan harapan Bapak Gubernur,” ujar Nur Aida.

Menurutnya, arahan Gubernur Sultra mengenai sekolah unggul menjadi salah satu pijakan dalam menjalankan tugasnya. Keunggulan sekolah, kata dia, tidak semata-mata ditentukan oleh kondisi bangunan dan fasilitas, tetapi juga harus ditunjang kualitas tenaga pendidik serta peserta didik.

“Tadi beliau berharap bahwa sekolah unggul bukan hanya gedungnya yang unggul, tetapi juga guru-gurunya dan siswanya. Itu harapan yang betul-betul akan saya coba lakukan,” katanya.

Nur Aida menyebut proses pemetaan akan menjadi bagian penting pada masa awal kepemimpinannya. Setelah persoalan dan potensi sekolah diketahui, langkah penyelesaian akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh unsur sekolah.

“Yang pertama rapat, kemudian ingin mengenal dulu potensinya, identifikasi, potensi dan pemetaan. Kalau ada masalah-masalah yang bisa diselesaikan, selesaikan segera,” jelasnya.

Ia menilai keberhasilan dalam meningkatkan kualitas sekolah tidak dapat dilakukan seorang diri. Karena itu, kolaborasi antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, pemerintah, serta pihak terkait lainnya akan menjadi bagian dari upaya pengembangan SMAN 1 Kendari.

“Tentu saja tidak akan ada keberhasilan tanpa kolaborasi yang baik. Yang penting saya diberikan kepercayaan dulu, begitu saya akan melangkah dan bersama-sama kita akan menunjukkan SMA Negeri 1 Kendari sesuai dengan harapan sebagai sekolah unggul di Sulawesi Tenggara,” tuturnya.

Selain melakukan pembenahan internal, Nur Aida juga menargetkan berbagai prestasi yang telah ditorehkan SMAN 1 Kendari dapat terus dipertahankan. Bahkan, capaian tersebut diharapkan dapat ditingkatkan pada masa mendatang.

“Yang paling utama adalah bagaimana prestasi yang sudah ada tetap dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan dukungan Pemprov Sultra dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong peningkatan mutu pendidikan di SMAN 1 Kendari.

Nur Aida mengungkapkan, Gubernur Sultra dijadwalkan melakukan kunjungan ke SMAN 1 Kendari sekitar satu bulan mendatang untuk melihat perkembangan sekolah setelah pergantian kepemimpinan.

“Dengan semangat, dedikasi, dan integritas yang ada, saya akan coba melakukan pembenahan dan juga meningkatkan terus. Yang sudah ada akan saya pertahankan dan kita akan berkolaborasi tentu saja dengan seluruh pihak yang ada. Dukungan pemerintah tentu saja sangat saya harapkan,” pungkasnya.