Yakob Resmi Pimpin SMAN 4 Kendari, Fokus Awal Petakan Potensi Peserta Didik

KENDARI – Kepemimpinan baru di SMAN 4 Kendari mulai diarahkan pada penguatan potensi peserta didik. Kepala SMAN 4 Kendari yang baru, Yakob Simson Barthimeus, menyiapkan pemetaan bakat dan kemampuan siswa sebagai bagian dari strategi mengembangkan sekolah menjadi sekolah unggul.
Yakob resmi menerima amanah sebagai Kepala SMAN 4 Kendari setelah menggantikan Liyu dalam serah terima jabatan yang digelar di aula sekolah, Jumat (25/9/2026).
Menurut Yakob, pemetaan menjadi penting untuk mendapatkan gambaran mengenai kekuatan yang dimiliki sekolah, terutama potensi peserta didik. Data tersebut nantinya digunakan untuk menentukan program dan bidang yang perlu mendapatkan penguatan.
“Sejak awal kami telah mempersiapkan sekolah ini untuk menuju ke arah tersebut dengan melakukan berbagai pemetaan,” kata Yakob.
Ia menjelaskan, pengembangan siswa tidak akan hanya berfokus pada capaian akademik. Sekolah tetap memberikan perhatian terhadap bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM), namun potensi di bidang olahraga, seni dan humaniora juga akan dikembangkan.
Yakob menilai keberagaman bakat dan minat siswa perlu mendapat ruang yang proporsional. Karena itu, sekolah akan berupaya mengarahkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meraih prestasi sesuai bidang yang diminati.
“Ukuran keunggulan tidak hanya dilihat dari kemampuan akademik, tetapi juga dari potensi dan prestasi yang dimiliki setiap anak,” ujarnya.
Selain menyiapkan program pengembangan potensi siswa, agenda terdekat SMAN 4 Kendari adalah menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Yakob mengatakan, seluruh aktivitas yang berkaitan dengan kesiapan peserta didik akan dioptimalkan agar siswa dapat menghadapi TKA dengan lebih baik. Ia menargetkan hasil yang dicapai tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan capaian sebelumnya.
Diminta Bangun Komitmen Bersama
Sementara itu, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Syuhida, meminta kepemimpinan baru di SMAN 4 Kendari membangun komitmen bersama seluruh warga sekolah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan mandat SMAN 4 Kendari sebagai salah satu sekolah unggul yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Di Kota Kendari, terdapat dua sekolah yang masuk dalam program sekolah unggul tersebut, yakni SMAN 4 Kendari dan SMAN 1 Kendari.
“Kita berharap kepala sekolah yang baru dapat membangun komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk menjadikan SMA 4 Kendari sebagai sekolah unggul,” kata Syuhida.
Syuhida menambahkan, predikat sekolah unggul harus diikuti dengan penguatan pada sejumlah aspek. Tidak hanya menyangkut kemampuan peserta didik, tetapi juga sarana dan prasarana, perencanaan, tata kelola serta manajemen sekolah.
Ia juga berharap Yakob dapat melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis kepala sekolah sebelumnya. Di sisi lain, pembenahan tetap perlu dilakukan pada sektor yang dinilai masih membutuhkan penguatan.
Syuhida menilai kemampuan manajerial kepala sekolah baru menjadi salah satu modal dalam memperkuat pengelolaan sekolah.
“Yang perlu diperkuat antara lain perencanaan sekolah, tata kelola dan manajemen pendidikan,” ujarnya.
Dengan kepemimpinan baru, SMAN 4 Kendari diharapkan mampu mengembangkan potensi siswa secara lebih luas sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sekolah sebagai bagian dari program sekolah unggul di Sultra.










