Mahasiswa Apoteker UHO Angkatan XV Gelar Edukasi Penggunaan Obat Rasional bagi Lansia Hipertensi dan Diabetes di Puskesmas Wua-Wua

KENDARI – Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Universitas Halu Oleo Angkatan XV melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi dan pendampingan penggunaan obat secara rasional bagi lansia penderita hipertensi dan diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Wua-Wua.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang dilakukan mahasiswa profesi apoteker dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat yang benar, aman, dan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Edukasi diberikan secara langsung kepada para lansia dan keluarga pasien melalui pendekatan interaktif dan komunikatif agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami.
Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan kepatuhan penggunaan obat pada penyakit kronis, terutama hipertensi dan diabetes melitus yang membutuhkan terapi jangka panjang.
Penyakit hipertensi dan diabetes melitus merupakan dua penyakit degeneratif yang prevalensinya terus meningkat di masyarakat, khususnya pada kelompok lanjut usia.
Kondisi tersebut sering kali membuat pasien harus mengonsumsi lebih dari satu jenis obat dalam waktu lama. Jika tidak disertai pemahaman yang baik, hal ini dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat, ketidakpatuhan terapi, hingga munculnya efek samping maupun komplikasi penyakit.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa PSPA UHO Angkatan XV memberikan edukasi mengenai berbagai aspek penggunaan obat rasional, di antaranya:
* pentingnya meminum obat sesuai dosis dan aturan pakai;
* waktu konsumsi obat yang tepat;
* cara penyimpanan obat yang benar;
* pentingnya kontrol rutin ke fasilitas kesehatan;
* serta larangan menghentikan obat tanpa konsultasi dengan dokter atau apoteker.
Selain penyuluhan, mahasiswa juga melakukan pendampingan dan sesi diskusi langsung bersama para lansia terkait permasalahan yang sering dihadapi selama menjalani pengobatan.
Perwakilan mahasiswa PSPA UHO Angkatan XV menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya penggunaan obat secara rasional, terutama pada penyakit kronis yang membutuhkan kepatuhan tinggi dalam pengobatan.
“Kami ingin membantu masyarakat, khususnya para lansia, agar lebih memahami cara penggunaan obat yang benar. Harapannya, pasien dapat lebih patuh menjalani terapi sehingga tekanan darah dan kadar gula darah dapat terkontrol dengan baik,” ujarnya.
Pihak Puskesmas Wua-Wua memberikan apresiasi atas kontribusi aktif mahasiswa profesi apoteker dalam mendukung program promotif dan preventif di masyarakat. Kegiatan tersebut dinilai sangat membantu tenaga kesehatan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait penggunaan obat.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para lansia aktif mengajukan pertanyaan mengenai aturan minum obat, efek samping obat, pola makan sehat, hingga cara menjaga tekanan darah dan gula darah tetap stabil.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PSPA UHO Angkatan XV berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya penggunaan obat secara rasional serta mampu menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah komplikasi penyakit degeneratif.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kelompok lansia di Kota Kendari.
Reporter:Tim Publikasi PSPA UHO Angkatan XV
Editor:Tim Pengabdian Masyarakat PSPA UHO Angkatan XV










